Wednesday, January 20, 2016

When I need some vacation.. | My Kopi-O, Presley Coffee Shop, Vosco Coffee Malang

Halo...
Sudah musim hujan kan...
Cerita makanan dan tempat ngopi-ngopi pasti cocok ya...
Dari judulnya udah ketahuan kan kalau ini adalah tentang kisah "piknik" saya.

Ya... berhubung saya sulit piknik ke luar kota selain karena terbatas dana....kucing-kucing dirumah nggak ada yang jaga :(

Anyway,
Hmmmmm... let's jump to my favorite places!

Enjoying my new year on....
My Kopi-O!
(MX Mall, kota Malang)

I can't remember when was my last time visiting this place... but, one thing I always remember : the size of their ice cappuccino, fulfill my empty brain. ^^

Ice Cappuccino with whipped cream.
Fits for sunny day even your cloudy evening. 


Ntahlah, kalau di Kopi-O ini menu andalan saya kalau nggak kopi tarik ya ice cappuccinonya. Untuk makanannya sendiri, saya suka hampir semua ya...terutama wings di menu appetizer dan nasi lemak di menu main course. Tapi siang itu kebetulan saya sedang sangat lapar sehingga saya menjatuhkan pilihan pada nasi goreng Jepang alias Omurice. Kenyangnya gak masuk akal... kenyang BANGET! :))))

Omurice with chicken fillet.
It took about 45 mins for me to eat this. IT'S HUGE!
Delicious and made me wanna burst
:'D


Spending my "me time" on....
Presley Coffee Shop.
(Jalan Terusan Dieng 52, kota Malang; di lantai 2 butik)

Buat yang akrab dengan postingan jalan-jajan saya, pasti tau deh kalau setiap bulan saya selalu punya waktu "me time" untuk cari-cari tempat ngopi yang belum pernah saya kunjungi atau sekedar ngopi di warung kopi kesayangan.

Kebetulan saya sudah mendapat referensi tempat ini dari sosial media dan ingin segera mengeksekusinya :D
Sudah saya cari melalui google street view untuk mencegah saya dari penyakit utama saya : nyasar.

Sebelum mengunjungi Presley Coffee Shop ini saya mampir makan siang dulu disini

Ayam Nelongso ini cabangnya banyak dan buka 24 jam.
Hebat!


Ayam, nasi, dan ekstra tahu goreng.
Andai ada kerupuk dan kecapnya...
Plus es teh, cukup bayar Rp. 13.000,- saja

Astagaaaa....
Ini makanan termurah sekaligus terpedas yang pernah saya makan.
Menurut saya, makanan baiknya jangan terlalu pedas karena akan menghilangkan rasa aslinya. Bagi yang terbiasa makan-makanan pedas mungkin mudah saja, bagi yang tidak terbiasa ini... :')
Atau....orang yang terbiasa makan pedas hanya menilai rasa makanan dari pedasnya saja? Maksud saya...kalau tidak pedas, tidak enak sekalipun itu benar-benar enak bagi orang yang tidak suka makanan pedas. Apakah begitu? 

Lanjut ke Presley Coffee Shop yuk! ^^

Saya cukup naik angkutan umum jurusan ASD dari perempatan Cengger Ayam untuk menuju Presley Coffee Shop ini, tapi memang...harus mau jalan kaki sedikit. 
Tidak jauh dari Malang City Point saya langsung dapat menemukan Presley coffee shop.
Letaknya di lantai 2 sebuah butik.
I'm so sorry coz I barely remember the name of the boutique :(

Saya langsung menaiki tangga yang ada di luar butik, di area parkir, untuk dapat memasuki coffee shop.
Atau bisa juga masuk dari dalam butik jika memang kita ingin melihat-lihat koleksi butik terlebih dahulu.

Sisi sebelah kanan saya.
Sayangnya acara tv kabelnya tidak bisa saya nikmati..
Lebih karena saya tidak pernah tau mengenai acara tersebut. :'D

Sisi sebelah kiri saya.
Yes, my phone's camera sucks.Padahal...mumpung lagi sepi..


Kebetulan cuaca hari itu sungguh panas, sehingga saya memutuskan untuk mengambil tempat duduk persis dibawah pendingin ruangan :'D
Sepertinya saya pengunjung pertama hari itu, ntahlah...yang jelas saat saya sedang memilih menu, hanya ada saya sendiri dan beberapa pegawai yang masih ngobrol di area kitchen.
Lantas saya memesan kopi yang diseduh dengan vietnam drip (alias kopi vietnam tapi ini aman...hehe).
Saya juga memesan mille crepes karena tujuan saya kesini adalah untuk mencicipi mille crepes tersebut.

Oreo Mille Crepe and Vietnam Drip (Toraja) Coffee
Perfect match for exhausting day.
The crepe not too sweet and the coffee well blended

Overall saya SUKA sekali dengan coffee shop ini sekalipun pengunjungnya didominasi "abegeh". 

But first, let me take a selfie... Hahahaha! ;)

Meski bukan abegeh lagi...
Selfie is a must :p


And finally...
Had an afternoon conversation with friends at Vosco Coffee.
(Jalan Borobudur 27A, Belimbing, kota Malang)


Breezy afternoon on their porch area.
Perfect for you and friends ;)


Salah satu coffee shop kesayangan.
Tidak jauh dari rumah.
Kopinya serius.
Dan yang paling penting....tidak terlalu dikuasai para abegeh :))))

Saya pernah menuliskan tentang coffee shop ini sebelumnya, maka...tidak perlu saya ceritakan lebih lanjut ya... ;)

My coffee for such day.

Semoga...
Selalu diberi kesehatan dan kesempatan untuk bisa piknik-piknik lagi.
Baik piknik beneran...
Maupun piknik jajanan ^^

Wednesday, January 6, 2016

Mini reviews : Sarinah Cineplex kota Malang dan Star Wars Episode VII. Andai...kursi saya tidak direbut dan tidak ada ibu-ibu bergosip sepanjang film... :'(

Mumpung masih segar dalam ingatan, baiknya...di post saja ^^
Star Wars!
All time favorite!

Tau kan ya, sejak akhir tahun lalu, bioskop ramai karena film Star Wars akhirnya tayang kembali. Kali ini Star Wars memasuki Episode VII yang kehadirannya sudah saya tunggu sejak awal tahun lalu. Sejak traillernya bersliweran di sosial media dan layar kaca, saya gregetan setengah idup saking pengennya buru-buru nonton. Saya sebenarnya tidak terlalu ingat dengan cerita-cerita di episode sebelumnya, hanya saja film ini merupakan film yang sedari saya masih kanak-kanak, ia sudah berjaya. 

Mumpung pak bojo meeting rutin di Surabaya, maka saya segera saja meminta izin untuk nonton film ini, sendirian, seperti biasanya.
Browsing jadwal film di internet...lantas saya pun tertarik mencoba Sarinah Cineplex. Bioskop diluar jaringan 21 yang sudah masyhur dikalangan penikmat bioskop. 
Baca...baca...baca.... ah! Oke! Deal! Cussss! ^^

Dijadwalkan film akan tayang pukul 12.45. Saya tiba pukul 12.40, mepet! Tempat penjualan tiket memang tidak antri, hanya saja saya kebelet pipis dan haus (nah lho..kombinasi yang sungguh ajaib). Kasir penjualan minuman cukup lama dalam melayani pembeli karena pembeli sebelumnya tidak punya uang kecil sehingga saya harus menunggu (lagi).
Setelah saya membayar minuman saya, segera saya berlari ke ruang teater.
Kebetulan saya dapat teater 3, sehingga saya tidak bisa merasakan kursi yang nyaman karena yang nyaman itu di kelas Premier....(I'll google it later...).
Sesampainya di ruang teater, lampu sudah dimatikan sehingga saya kesulitan mencari kursi saya terlebih penjaga pintu teater tidak menemani saya untuk mencari kursi saya.
Ntah karena didalam gedung teater tersebut banyak kursi kosong sehingga bisa bebas memilih tempat duduk.


Disinilah letak permasalahannya.

Saya memilih kursi yang merupakan favorit saya.
TAPIIIII....sudah ada yang menempati.
Saya pasrah karena saya tidak bisa melihat apakah betul itu kursi saya, nomer kursinya tidak menyala dalam gelap.
Pikiran saya kacau sekali. Antara emosi dan berusaha mengambil gambar awal berupa tulisan berjalan yang ikonik dari film Star Wars, yang sudah saya rencanakan sejak dari rumah dan....memahami apa yang sebenarnya tertera di layar bioskop. Hu hu huuuuu.... 


Plus...
Di belakang saya ada ibu-ibu, 2 orang, mungkin lebih muda dari ibu saya dan mereka sangat BERISIK. 
Mereka tidak mematikan suara gadget mereka dan mereka bercakap-cakap dan tertawa kencang selama penayangan film. Dikala adegan sedang seru dengan pertempuran atau perkelahian, mereka berdua pun tak mau kalah dengan meninggikan suara percakapan mereka.

Di lubuk hati terdalam sangat ingin saya mengusir bapak yang mengambil kursi saya dan menyuruh ibu-ibu tersebut memindahkan kegiatan bergunjingnya (iya...sepanjang film saya dengar secara jelas mereka sedang membicarakan orang lain, mungkin kawan atau kerabatnya, mixed dengan keheranan mereka akan alur cerita di film yang sedang kami saksikan bersama) di tempat lain dan jangan mengganggu saya dan beberapa pengunjung yang juga beberapa kali mengeluarkan nada protes karena ocehan ibu-ibu tersebut terdengar di seluruh penjuru gedung teater yang terbilang tidak terlalu besar. 

Saya urungkan niat saya.
Karena apa?

Jika saya mengusir bapak tersebut, kuatir saya... saya pulang dalam keadaan tidak selamat. Berlebihan? Well... mungkin. Tapi yang jelas ketika saya berkata pada bapak tersebut saat awal saya baru akan duduk "maaf kursi B9?" Dijawab dengan nada kesal dan ketus... "sudahlah! Duduk sini saja lho!" 
Yakaloooo...kami ini kenal, akrab... monggo saja berkata seperti itu pada saya.

Inilah bapak yang sudah merebut kursi saya.
Saya jengkel sehingga saya memfotonya tanpa izin.
Jujur ingin melaporkannya pada sekuriti bioskop tapi ya sudah percuma,
Karena foto ini saya ambil seusai film dan ia langsung kabur lalu berhenti disana.

 
Tentang meminta ibu-ibu itu untuk tenang?

Hahahaha...
Apakah tidak ada yang paham akan "kesaktian" ibu-ibu?
Yang mustahil jadi mustahal.
Saya paham betul gelagat ibu-ibu seperti itu, ujung-ujungnya nanti akan berselisih faham dan saya akan melewatkan banyak bagian dari film dengan sia-sia.
Yasudahlah.... saya pasrah saja dan menikmati film dengan latar belakang suara ibu-ibu bergunjing.

Sambil meminum lemon tea yang saya beli seharga 12 ribu rupiah, saya masih bingung mengatur kaki...karena sofa yang sebetulnya nyaman itu terlalu tinggi untuk kaki saya yang pendek. -_-"

Tentang film Star Wars Episode VII ini sendiri...
Saya sangat menikmatinya.
Alurnya tidak sulit diikuti oleh saya yang tidak 100% hafal dengan semua-mua hal yang berbau Star Wars.
Kehadiran droid baru dan chewbacca yang membuat film jadi lebih menyenangkan lagi. Tidak lupa kehadiran pemeran asli yang sudah lanjut usia, karena memang ini menceritakan era baru(lanjutan) di galaksi "Star Wars", membuat perasaan saya cukup campur aduk. Senang, marah, bingung, haru dan sedih. Terlebih kisah ayah-anak yang masih jadi pokok utama film ini adalah hal yang mudah membuat saya.....sedih. Hahahaha.

Percaya deh, film ini bukan film aneh yang sering disebut orang-orang karena banyak orang yang belum melihat film ini sekalipun dan mereka tidak ingin melihat karena menurut mereka terlalu aneh dan sulit dipahami.
Film ini hanyalah bentuk lain dari kisah keseharian manusia pada umumnya.
Tentang anak yang merindukan keluarga dan perhatian orang tua.
Tentang orang baik yang berubah jahat hanya karena tidak percaya bahwasanya bersabar dan menunggu waktu yang tepat adalah jalan terbaik daripada berbelok menjadi orang jahat.
Tentang pertemanan, sifat kesetiaan terhadap kawan atau kelompok.
Tentang keyakinan...jika kita yakin sepenuh hati maka jalan terbaik akan terbuka perlahan sekalipun itu tak tampak nyata.
Terakhir.....
Kehilangan. Apapun itu...kita harus siap kehilangan orang terbaik dan terkasih sekalipun dan manfaatkan sebaik-baiknya waktu ketika mereka masih ada, jangan kita habiskan masa-masa bersamanya dengan pertengkaran atau hal menyulitkan lainnya.

Sementara film ini masih menyisakan keluguan film sci-fi masa lalu, sekalipun film terasa lebih halus secara sinematografi namun saya masih bisa merasakan nuansanya yang dulu, kecanggihan yang kaku dan polos. Tokoh-tokoh barunya juga cukup menyita perhatian, Si Kylo Ren selintas mengingatkan saya akan Loki, tokoh penjahat yang keren. Ahzeeekkk... :p Lalu Rey yang saya sangat setuju kalau ini tipe perempuan maskulin, cukup fresh karena saya bosan dengan pemeran utama wanita yang cantiknya terlalu modern dan mewah. Self preference ;)
Terakhir... BB-8, robot droid baru seperti bola yang selalu berputar dengan suara beep-nya yang lucu, LUCU banget bahkan mirip dengan anjing peliharaan. I wish I could have one like that.... 

Jadi....Gimana?
Masih belom tertarik nonton Star Wars? ;)