Saturday, December 24, 2016

Kedai Favorit Kala Musim Hujan dan Lapar, Sanger!


Sebenarnya sudah banyak kedai atau warung makanan yang bertemakan "aceh" atau melayu di kota Malang ini. Tapi... yang menyediakan lokasi parkir roda empat yang nyaman (tanpa kuatir diomeli pemilik lahan yang lain) ini hanya beberapa saja.
Ada satu tempat di dekat rumah, ramai juga. Hanya saja saya kurang cocok dengan rasa kopi acehnya. Terlalu encer menurut saya. 
Ntah apa memang yang benar rasa kopi aceh adalah seperti itu tapi saya hampir tidak bisa merasakan kopi tersebut, hanya tercium aroma dan terasa sedikit pahit saja.

Oke.

Fokus ke kedai mie dan kopi aceh yang satu ini saja ya, 
SANGER namanya.
Kalau saya pernah baca entah dimana, konon, "sanger" ini dibacanya "sama-sama ngerti", e-nya dibunyikan tidak seperti e pada kata "bebek".

Tapi, saya sedari dulu taunya e-nya ini dibaca seperti pada kata "bebek".

Lepas dari semua penjelasan di atas, saya sungguh menyukai rasa makanan dan kopi disini. Saya sudah beberapa kali makan dan ngopi di sana sekalipun saya sulit sekali mendapatkan sinyal XL di tempat ini. 
(Mungkin hanya gadget saya saja ya yang rewel? ;'D)

Plusnya lagi ternyata tidak sulit menemukan lokasi untuk roda empat di tempat ini. Awalnya saya selalu ragu berkunjung ke tempat ini karena rukonya terletak di dekat perempatan lampu merah yang hampir selalu padat dan sekitar rukonya juga selalu ramai.
Setelah dua kali kesana akhirnya menemukan petugas parkir yang memberitahu saya bisa parkir disebelah mana saja. 
Asik!

Beberapa menu yang sering saya pesan 😎
Kopi sanger.
Kopi susu ini : Favorit!
Ini buku menu yang lama tapi seingat saya harganya masih sama.
Sempat memesan kopi terbalik atau kopi khop meulaboh.
Pun enak!

Mie kuah.
Tingkat kepedasan bisa disesuaikan.

Nasi goreng telur.
Sayangnya acar bawangnya ini seringkali tidak ada :'D

Pengunjungnya memang rata-rata mahasiswa, tapi sepanjang kopinya enak dan memenuhi selera saya, okelah. Saya muka badak saja :p

Kedai makan ini sudah buka dari pukul 10 atau 11 saya lupa, yang jelas ini bisa menjadi lokasi alternatif untuk makan siang di kota Malang.
Terlebih cuaca akhir-akhir ini yang seringkali mendung dan hujan, sajian makanan berkuah dan berempah serta beraroma kuat seperti masakan melayu ini tentunya akan cocok sekali.
                                      
Oke kalau menurut penilaian saya

Taste : 4 out of 5
Service : 4.5 out of 5
Facility (park and wifi, etc) : 4 out of 5
Price : 4.5 out of 5
Ambience : 3.5 out of 5

Semoga berguna sebagai referensi kuliner liburan kalian ya!
Selamat berlibur!

PS : opinions are mine. I paid my own bills. Shut your negative fuss. :p
                                             

Monday, December 19, 2016

Piknik Kekinian Di Bukit Delight, Kota Malang.

Suasana perbukitan di dalam kota?

Untungnya ya masih ada di kota Malang yang mulai ijo ruko-ruko ini.

Mumpung masih dalam suasana liburan, saya ingin mengenalkan kalian pada sebuah tempat yang sedang ramai dibahas, Bukit Delight.

Sejatinya lokasi "Bukit Delight" ini tidak terletak di tengah-tengah kota banget. Lokasinya sudah agak sedikit mendekati kota Batu, wajarlah jika jalanan menanjak, berkelok-kelok, dan pemandangan sawah ladang serta hijau-hijau lainnya adalah hal yang mudah kita jumpai.

Kalau kalian bukan orang (yang paham jalanan di) Malang dan ingin mengunjungi Bukit Delight ini, sebenarnya tidak sulit juga menemukan kafe yang berlokasi di daerah Joyogrand ini. Tapi sebaiknya selalu gunakan maps kalian agar tidak nyasar dan kita jadi tampak lucu. Hahaha.

Welcome!
Kopi hitam 10 ribu (kalau tidak salah).
 
Seperti biasa, akhir-akhir ini saya senang sekali cari angin.
Maksudnya nongkrong-ngopi di tempat yang viewnya tidak membuat sakit mata, pokoknya saya lagi suka tempat yang lega dan banyak anginnya.

Eh.....

Kok saya cocok nongkrong-ngopi di Bukit Delight ini.
Yang jelas.. Harga bersahabat!
Saat itu saya datang pukul 15.30 sementara tempat ini baru beroperasi pukul 4 sore tapi herannya, sudah banyak pengunjung yang berfoto-foto sambil menunggu jam order dibuka.

Dan sebenarnya pak bojo lah yang semangat untuk mendatangi tempat ini.
:')))
Lalu...
Pesan apa disana?

Nih..
Cuman cemilan dan kopi saja karena sebelumnya kami sudah makan nasi pecel Glintung yang lumayan legendaris itu :p

Dimsum 15ribu.
Tahu bakso (sekitar) 10ribu.
Murah kan?
Tempat yang baru benar-benar dibuka pukul 4 sore ini terbilang "hits" di kalangan penikmat tongkrongan kekinian. Tidak sedikit anak sekolah, belum ganti baju sekolahnya tapi mereka sudah duduk-duduk cantik di sana sambil menikmati sore hari.

Tapiiii...
Kelemahan tempat ini 1.
Kalau hujan bagaimana nih? :'D


Liat deh, kalau hujan deres, mau berlindung dimana? Hahaha.
Tapi untungnya saat itu tidak hujan.
Ada 1 bagian tempat duduk yang aman dari hujan tapi ya...kalau sedang full house, mau ditaruh dimana para pengunjung tersebut? :D

Ga usah di rate ya?
Yang pasti tempat parkirnya luas.
Wifi... lupa ih ada apa gak. Hehehe.

Well, selamat berlibur dan berkumpul bersama keluarga..

Tuesday, December 13, 2016

Experiencing birthday at the Skyroom, Best Western OJ Malang

Ulang tahun saya memang sudah lewat lama sekali.
Post ini juga tertunda akibat saya terlalu panik dan sedih dengan sakit yang saya alami.

Berhubung sekarang saya, alhamdulillah, sudah baik-baik saja, maka saya putuskan untuk share sedikit pengalaman saya ketika sempat merayakan ulang tahun disana...uhuk! :)))
(Umur dah banyak, masih ngerayain ultah aja jeng....)

Sebenarnya saya pribadi tidak terlalu tertarik mengunjungi tempat ini.
Hanya saja rasa penasaran belum usai jikalau belum membuktikan sendiri.
Terlebih, tempat ini pastinya lebih banyak dikunjungi "anak muda", maka saya datang kesana hanya berharap, semoga makanannya enak.
Dan memang tempat makan dan nongkrong yang rooftop-rooftop begini agaknya sedang hype sekali.

Suami sayalah yang paling antusias mengajak saya untuk merayakan ulang tahun saya disini.
Ntah mengapa, biasanya ia malas mengunjungi tempat yang isinya kebanyakan para abg.
Jam 7.30 malam kami sudah tiba di lokasi untuk segera memesan makanan.

Saat itu sudah ada beberapa pengunjung dan saya cukup lega ternyata rata-rata usia pengunjung cukup beragam, tak hanya abg saja. :D
Sebenarnya juga saya cukup bingung memilih lokasi mana yang paling enak untuk duduk, mengingat lokasinya yang terletak di lantai paling atas alias roof top dari Best Western OJ Hotel ini tentunya kita akan dipastikan terpapar angin malam kota Malang yang lumayan dingin saat itu.

Kami memutuskan memilih tempat duduk agak sudut, bersebelahan dengan pintu masuk dan tempat meracik minuman sebab tempat itu yang kami rasa cukup hangat, tidak terlalu banyak angin.
Ya...maklumlah, sudah gampang masuk angin meski usia baru 33 tahun. :))

Live music bisa dipastikan menjadi salah satu "fitur" yang diandalkan oleh tempat ini.
Beberapa pengunjung datang silih berganti dan kami masih sibuk memilih menu yang kira-kira dapat cukup mengenyangkan.




Maaf jika gambar menunya tidak terlalu jelas, saya agak malas mengeditnya dan kamera gadget saya memang kurang bagus bila digunakan di tempat dengan cahaya temaram seperti Skyroom ini.

Price wise, nampak standart.
Namun...
Begitu pesanan datang, barulah dirasa cukup mahal karna porsinya sedikit, hehe... jadi, kalau mau kesana lagi sebaiknya tidak dalam keadaan perut kelaparan. Hahaha.



Kami memesan spaghetti (karena saya tidak mau ambil risiko memesan makanan aneh-aneh tapi ujung-ujungnya rasanya tidak sesuai harapan), sup kimlo (sup ini datang paling akhir sampai kami tak sadar kalo kami memesan sup hahahaha), sapi lada hitam, kentang goreng dan es teh serta tentunya kopi yang kami pesan usai memakan semua makanan di meja.
Tak lupa sebuah cake, karena saya pecinta dessert dan opera cake yang saya pilih untuk malam itu.



Nah, anggap saja ini cake ulang tahun saya :)))
Dan jangan salah, ini porsinya sungguh keciiil... :')
Tapi memang porsi makanan di tempat-tempat seperti ini rata-rata sedikit, kalau mau porsi besar...ya ke warung. Hahaha.

Kalau saya boleh menyimpulkan...

Taste : 3.5 out of 5
Price : 3 out of 5
Service : 3.5 out of 5 (nungguin cakenya lamaaaa :'D)
Facility : 3.5 out of 5
Ambience : 4 out of 5

Mungkin kalau kesini lagi nunggu ditraktir aja, hehehehe.

PS : opinions are mine coz I paid my own bill ;)

Thursday, December 1, 2016

Ngopi sepoi-sepoi di... My Kopi-O Indonesian Bistro

Hola 
Halo!
:D

Bahas tempat jajanan lagi deh.
Karna post ini sudah tertunda cukup lama.
Banget! hahaha.

Kalau sore-sore, enaknya ngopi-ngopi di halaman belakang rumah,
Lihat-lihat yang ijo-ijo atau cari angin yang seger lah.

Rumah saya kebetulan halaman belakangnya cuman seupil. 
Pun sudah tertutup beton rumah orang... 
(yanasiiiib tinggal di cluster, hahaha)
Jadi gimana dong?

Kalau ada uang jajan lebih (alhamdulillah...)
Ini salah satu rekomendasi saya.

My Kopi-O Indonesian Bistro.

Iya, ini coffee shop franchise.
Banyak lah brand ini tersebar di kota besar.
Tapi untuk "varian" Indonesian Bistro ini memang memiliki kelebihan.

Apa kelebihannya?
Mereka menyediakan menu masakan Indonesia (masa sih jeng... :'D)
Ya iyalah...namanya juga Indonesian Bistro.
Nih lihat apa yang saya pesan saat itu.


Nama menu....lupa. Maap. :p
Deskripsi menu... nasinya uduk, lauknya rendang dan sate ayam, urap-urap sayur, sambel goreng ati dan ikan teri.
Harga... 40ribu sekian. Lupa pastinya. 

Kalau di My Kopi-O bisa dipastikan untuk minumannya saya akan memesan Ice Cappuccino karena porsinya banyak dan rasanya pas. ;)

Sementara yang membuat saya nyaman di My Kopi-O yang ini adalah halaman belakangnya yang menurut saya membuat saya seolah berada di halaman belakang rumah. (Rumah orang... hahahaha)



Semoga kelihatan halaman yang saya maksud itu.

Fave spot.
Paling enak kalau maen kesini saat jelang sore, anginnya enak deh.
Bawaannya pengen bawa bantal guling dan tidur!
:))))

Kalau boleh saya beri penilaian

Taste : 4
Ambience : 4.5
Service : 4
Price: 3.5
Facility (wifi? and parking lot) : 4

PS:
Opinions are my own. Coz I paid my own bill. ;)